Selain Al-Qur’an, para santri juga didorong untuk menghafal hadits-hadits Nabi. Hadits menjadi sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang sangat penting untuk dipahami.
Salah satu hadits yang sering diajarkan adalah:
“مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ”
Artinya: “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan jalannya menuju surga.”
Dengan menghafal dan memahami hadits, santri dapat menerapkan ajaran Islam secara lebih menyeluruh dalam kehidupan sehari-hari.